Kepada Yth.
Adinda Tersayang,
Dengan hormat,
Saya sangat gembira memberitahukan Anda bahwa saya telah
jatuh cinta kepada Anda terhitung tanggal 1 mei lalu.
Berdasarkan rapat keluarga kami yang diadakan pada
tanggal 5 Mei pukul 19.00 WIB, saya berketetapan hati
untuk menawarkan diri sebagai kekasih Anda yang
prospektif. Hubungan cinta kita akan menjalani masa
percobaan minimal tiga bulan sebelum memasuki tahap
permanen. Tentu saja, setelah masa percobaan usai, akan
diadakan terlebih dahulu on the job training secara
intensif dan berkelanjutan. Dan kemudian, setiap tiga
bulan selanjutnya akan diadakan juga evaluasi performa
kerja yang bisa menuju kepada pemberian kenaikan status
dari kekasih menjadi pasangan hidup. Biaya yang
dikeluarkan untuk ke rumah makan dan shoping akan dibagi
dua sama rata antara kedua belah pihak. Selanjutnya,
didasarkan pada performa dan kinerja Anda, tidak
tertutup kemungkinan bahwa saya akan menanggung bagian
yang lebih besar dari pengeluaran total. Akan tetapi,
saya cukup bijaksana dan mampu menilai, jumlah dan
bentuk pengeluaran yang akan Anda keluarkan nantinya.
Saya dengan segala kerendahan hati meminta Anda untuk
menjawab penawaran ini dalam waktu 30 hari terhitung
tanggal penerimaan surat. Lewat dari tanggal tersebut,
penawaran ini akan dibatalkan tanpa pemberitahuan lebih
lanjut dan tentu saja, saya akan beralih dan
mempertimbangkan kandidat lain.
Saya akan sangat berterima kasih apabila Anda berkenan
untuk meneruskan surat ini kepada adik perempuan atau
sepupu Anda, apabila Anda menolak penawaran ini.
Demikian penawaran yang dapat saya ajukan dan sebelumnya
terima kasih atas perhatiannya.
Hormat Saya,
Abangmu yang Tersayang.